Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlina Tbk (BRNA) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Berlina TbkTrading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlina Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Berlina Tbk diperdagangkan di Rp615 (kapitalisasi pasar 626,63 M, volume 24 jam 566,6 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 382 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Berlina Tbk, dan Berlina Tbk lebih aktif diperdagangkan (566,6 rb vs 382 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRNAJAWA
Kapitalisasi Pasar
626,63 M1,87 T
Volume
566,6 rb382 rb
Lot
5,67 rb3,82 rb
Perputaran
351,97 jt43,65 jt
Harga Rata-rata
621,2114,26
Nilai Transaksi
351,97 jt43,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
615115
Volume Ekuilibrium Indikatif
1894

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRNA
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA