Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlina Tbk (BRNA) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlina Tbk dan Indonesian Tobacco Tbk.: Berlina Tbk diperdagangkan di Rp645 (kapitalisasi pasar 607,05 M, volume 24 jam 791,6 rb), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp228 (kapitalisasi pasar 212,6 M, volume 24 jam 462,7 rb). Perbedaan utamanya: Berlina Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Berlina Tbk lebih aktif diperdagangkan (791,6 rb vs 462,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRNAITIC
Kapitalisasi Pasar
607,05 M212,6 M
Volume
791,6 rb462,7 rb
Lot
7,92 rb4,63 rb
Perputaran
551,81 jt104,24 jt
Harga Rata-rata
697,08225,28
Nilai Transaksi
551,81 jt104,24 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
645228
Volume Ekuilibrium Indikatif
5397

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRNA
Lihat detail
ITIC
Lihat detail

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC