Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlina Tbk (BRNA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Berlina TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlina Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Berlina Tbk diperdagangkan di Rp615 (kapitalisasi pasar 626,63 M, volume 24 jam 566,6 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp835 (kapitalisasi pasar 3,28 T, volume 24 jam 63,9 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Berlina Tbk, dan Berlina Tbk lebih aktif diperdagangkan (566,6 rb vs 63,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRNAIMAS
Kapitalisasi Pasar
626,63 M3,28 T
Volume
566,6 rb63,9 rb
Lot
5,67 rb639
Perputaran
351,97 jt53,08 jt
Harga Rata-rata
621,2830,74
Nilai Transaksi
351,97 jt53,08 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
615825
Volume Ekuilibrium Indikatif
182

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRNA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS