Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlina Tbk (BRNA) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Berlina TbkTrading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlina Tbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Berlina Tbk diperdagangkan di Rp615 (kapitalisasi pasar 626,63 M, volume 24 jam 566,6 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 9,9× kapitalisasi pasar Berlina Tbk, dan Berlina Tbk lebih aktif diperdagangkan (566,6 rb vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRNAEPMT
Kapitalisasi Pasar
626,63 M6,23 T
Volume
566,6 rb3,1 rb
Lot
5,67 rb31
Perputaran
351,97 jt7,21 jt
Harga Rata-rata
621,22.325,48
Nilai Transaksi
351,97 jt7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
615
Volume Ekuilibrium Indikatif
18

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRNA
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT