Perbedaan Brett (Based) dan Tensor: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,24 (kapitalisasi pasar Rp923,7M, volume 24 jam Rp186,39M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp562,58 (kapitalisasi pasar Rp273,65M, volume 24 jam Rp190,44M). Perbedaan utamanya: Brett (Based) jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai Brett (Based) dibatasi (10B / 10B BRETT (100%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan Tensor selama 34 Hari.
| BRETT | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp923,7M | Rp273,65M |
Volume (24h) | Rp186,39M | Rp190,44M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 487,8M TNSR |
Typical Hold Time | 29 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →