Perbedaan Brett (Based) dan Slash Vision Labs: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,64 (kapitalisasi pasar Rp925,35M, volume 24 jam Rp181,56M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp174,53 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp1,46M). Perbedaan utamanya: suplai Brett (Based) dibatasi (10B / 10B BRETT (100%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Brett (Based) lebih aktif diperdagangkan (Rp181,56M vs Rp1,46M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| BRETT | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp925,35M | -- |
Volume (24h) | Rp181,56M | Rp1,46M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | -- |
Typical Hold Time | 29 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →