Perbedaan Brett (Based) dan SUPRA: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,54 (kapitalisasi pasar Rp923,7M, volume 24 jam Rp186,39M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,75 (kapitalisasi pasar Rp121,98M, volume 24 jam Rp4,1M). Perbedaan utamanya: Brett (Based) jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar Brett (Based) 10B / 10B BRETT (100%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| BRETT | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp923,7M | Rp121,98M |
Volume (24h) | Rp186,39M | Rp4,1M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →