Perbedaan Brett (Based) dan StakeStone: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,9 (kapitalisasi pasar Rp923,7M, volume 24 jam Rp186,39M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp777,81 (kapitalisasi pasar Rp174,93M, volume 24 jam Rp80,76M). Perbedaan utamanya: Brett (Based) jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai beredar Brett (Based) 10B / 10B BRETT (100%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan StakeStone selama 10 Hari.
| BRETT | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp923,7M | Rp174,93M |
Volume (24h) | Rp186,39M | Rp80,76M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →