Perbedaan Brett (Based) dan SubQuery Network: Brett (Based) diperdagangkan di Rp69,95 (kapitalisasi pasar Rp697,58M, volume 24 jam Rp58,42M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: Brett (Based) jauh lebih besar — sekitar 21,2× kapitalisasi pasar SubQuery Network, dan suplai Brett (Based) dibatasi (10B / 10B BRETT (100%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 31 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| BRETT | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp697,58M | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp58,42M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 31 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →