Perbedaan Brett (Based) dan Subsquid: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,04 (kapitalisasi pasar Rp923,7M, volume 24 jam Rp186,39M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp539,79 (kapitalisasi pasar Rp547,26M, volume 24 jam Rp69,99M). Perbedaan utamanya: Brett (Based) lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Brett (Based) 10B / 10B BRETT (100%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| BRETT | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp923,7M | Rp547,26M |
Volume (24h) | Rp186,39M | Rp69,99M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →