Perbedaan Brett (Based) dan Saga: Brett (Based) diperdagangkan di Rp69,82 (kapitalisasi pasar Rp699,11M, volume 24 jam Rp58,78M), sedangkan Saga diperdagangkan di Rp227,31 (kapitalisasi pasar Rp94,89M, volume 24 jam Rp154,42M). Perbedaan utamanya: Brett (Based) jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Saga, dan suplai Brett (Based) dibatasi (10B / 10B BRETT (100%)), sedangkan Saga terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 31 Hari dan Saga selama 40 Hari.
| BRETT | SAGA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,11M | Rp94,89M |
Volume (24h) | Rp58,78M | Rp154,42M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 416,5M SAGA |
Typical Hold Time | 31 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →