Perbedaan Brett (Based) dan Polygon: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,57 (kapitalisasi pasar Rp925,35M, volume 24 jam Rp181,56M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.461 (kapitalisasi pasar Rp15,68T, volume 24 jam Rp1,13T). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 16,9× kapitalisasi pasar Brett (Based), dan suplai Brett (Based) dibatasi (10B / 10B BRETT (100%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan Polygon selama 68 Hari.
| BRETT | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp925,35M | Rp15,68T |
Volume (24h) | Rp181,56M | Rp1,13T |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 29 Hari | 68 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →