Perbedaan Brett (Based) dan Impossible Cloud Network: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,31 (kapitalisasi pasar Rp923,7M, volume 24 jam Rp186,39M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.868 (kapitalisasi pasar Rp722,23M, volume 24 jam Rp46,41M). Perbedaan utamanya: Brett (Based) lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Brett (Based) 10B / 10B BRETT (100%) dibanding 253M / 700M ICNT (37%) milik Impossible Cloud Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan Impossible Cloud Network selama 3 Hari.
| BRETT | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp923,7M | Rp722,23M |
Volume (24h) | Rp186,39M | Rp46,41M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →