Perbedaan Brett (Based) dan DeepBook Protocol: Brett (Based) diperdagangkan di Rp92,78 (kapitalisasi pasar Rp925,12M, volume 24 jam Rp211,91M), sedangkan DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp331,92 (kapitalisasi pasar Rp1,81T, volume 24 jam Rp85,61M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Brett (Based) 10B / 10B BRETT (100%) dibanding 5,5B / 10B DEEP (55%) milik DeepBook Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Brett (Based) selama 29 Hari dan DeepBook Protocol selama 13 Hari.
| BRETT | DEEP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp925,12M | Rp1,81T |
Volume (24h) | Rp211,91M | Rp85,61M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B BRETT (100%) | 5,5B / 10B DEEP (55%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
BRETT adalah sahabat Pepe sekaligus maskot penting dari Base Chain. Seiring ekosistem Base Chain berkembang pesat dengan berbagai proyek dan aplikasi, BRETT memanfaatkan jaringan yang terus tumbuh, termasuk sumber daya dan keahlian yang tersedia. Potensi adopsi dan keterlibatan komunitas BRETT meningkat seiring pertumbuhan ekosistem Base Chain.
Selengkapnya di halaman BRETT →DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →