Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Barito Renewables Energy Tbk (BREN) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Barito Renewables Energy TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Barito Renewables Energy Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Barito Renewables Energy Tbk diperdagangkan di Rp3.660 (kapitalisasi pasar 501,7 T, volume 24 jam 99,08 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,86 jt). Perbedaan utamanya: Barito Renewables Energy Tbk jauh lebih besar — sekitar 706,7× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Barito Renewables Energy Tbk lebih aktif diperdagangkan (99,08 jt vs 1,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRENIKBI
Kapitalisasi Pasar
501,7 T709,92 M
Volume
99,08 jt1,86 jt
Lot
990,77 rb18,57 rb
Perputaran
372,18 M1,06 M
Harga Rata-rata
3.756,5572,16
Nilai Transaksi
372,18 M1,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.660550
Volume Ekuilibrium Indikatif
15,06 rb155

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BREN
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Barito Renewables Energy Tbk

PT Barito Renewables Energy Tbk (formerly PT Barito Cahaya Nusantara) (the “Company”) was established based on the Notarial Deed of Nanny Wiana Setiawan, S.H., Notary in Jakarta, No. 3 dated5 February 2018. The direct parent and ultimate parent entity of the Company is PT Barito Pacific Tbk. (Barito).

Selengkapnya di halaman BREN

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI