Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Kordsa Tbk (BRAM) vs Paramita Bangun Sarana Tbk. (PBSA)

Indo Kordsa TbkTrading
Paramita Bangun Sarana Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Kordsa Tbk dan Paramita Bangun Sarana Tbk.: Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.720 (kapitalisasi pasar 2,12 T, volume 24 jam 100), sedangkan Paramita Bangun Sarana Tbk. diperdagangkan di Rp830 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 3,29 jt). Perbedaan utamanya: Indo Kordsa Tbk dan Paramita Bangun Sarana Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Paramita Bangun Sarana Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,29 jt vs 100). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRAMPBSA
Kapitalisasi Pasar
2,12 T2,22 T
Volume
1003,29 jt
Lot
132,88 rb
Perputaran
472 rb2,66 M
Harga Rata-rata
4.720809,18
Nilai Transaksi
472 rb2,66 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
760
Volume Ekuilibrium Indikatif
675

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRAM
Lihat detail
PBSA
Lihat detail

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM

Tentang Paramita Bangun Sarana Tbk.

PT. Paramita Bangun Sarana Tbk (the Company) was established based on the Notarial Deed No. 33 of Lenny Janis Ishak, S.H., dated November 27, 2002.

Selengkapnya di halaman PBSA