Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Kordsa Tbk (BRAM) vs Harta Djaya Karya Tbk. (MEJA)

Indo Kordsa TbkTrading
Harta Djaya Karya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Kordsa Tbk dan Harta Djaya Karya Tbk.: Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.550 (kapitalisasi pasar 2,01 T, volume 24 jam 1,2 rb), sedangkan Harta Djaya Karya Tbk. diperdagangkan di Rp83 (kapitalisasi pasar 216,47 M, volume 24 jam 9,31 jt). Perbedaan utamanya: Indo Kordsa Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,3× kapitalisasi pasar Harta Djaya Karya Tbk., dan Harta Djaya Karya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,31 jt vs 1,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRAMMEJA
Kapitalisasi Pasar
2,01 T216,47 M
Volume
1,2 rb9,31 jt
Lot
1293,09 rb
Perputaran
5,46 jt767,61 jt
Harga Rata-rata
4.551,6782,46
Nilai Transaksi
5,46 jt767,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
83
Volume Ekuilibrium Indikatif
8,31 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRAM
Lihat detail
MEJA
Lihat detail

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM

Tentang Harta Djaya Karya Tbk.

PT Harta Djaya Karya Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Musa Muamarta., S.H., No. 27, dated November 22, 2012. The entity began commercial operations in 2012.

Selengkapnya di halaman MEJA