Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indo Kordsa Tbk (BRAM) vs Intanwijaya Internasional Tbk (INCI)

Indo Kordsa TbkTrading
Intanwijaya Internasional TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indo Kordsa Tbk dan Intanwijaya Internasional Tbk: Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.550 (kapitalisasi pasar 2,01 T, volume 24 jam 1,2 rb), sedangkan Intanwijaya Internasional Tbk diperdagangkan di Rp645 (kapitalisasi pasar 133,94 M, volume 24 jam 13,9 rb). Perbedaan utamanya: Indo Kordsa Tbk jauh lebih besar — sekitar 15× kapitalisasi pasar Intanwijaya Internasional Tbk, dan Intanwijaya Internasional Tbk lebih aktif diperdagangkan (13,9 rb vs 1,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRAMINCI
Kapitalisasi Pasar
2,01 T133,94 M
Volume
1,2 rb13,9 rb
Lot
12139
Perputaran
5,46 jt8,97 jt
Harga Rata-rata
4.551,67645
Nilai Transaksi
5,46 jt8,97 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRAM
Lihat detail
INCI
Lihat detail

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM

Tentang Intanwijaya Internasional Tbk

PT Intanwijaya International Tbk (the Company) formerly named as PT Intan Wijaya Chemical Industry Tbk, was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 64 of Jony Frederik Berthold Tumbelaka Sinjal, S.H., dated November 14, 1981.The company's business field in in the Formaldehyde and Formaldehyde Resin Industries with the capacity of 96.000 metrics tons per annum in the form of liquid and 7.000 metric tons per annum in the form of powder and Hexamine 6.000 metric tons per annum.

Selengkapnya di halaman INCI