Perbedaan Bedrock dan USDS: Bedrock diperdagangkan di Rp2.534 (kapitalisasi pasar Rp760,13M, volume 24 jam Rp175,38M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.097 (kapitalisasi pasar Rp197,27T, volume 24 jam Rp1,93T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 259,5× kapitalisasi pasar Bedrock, dan suplai Bedrock dibatasi (301,7M / 1B BR (31%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| BR | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp760,13M | Rp197,27T |
Volume (24h) | Rp175,38M | Rp1,93T |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 10,9B USDS |
Typical Hold Time | 5 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →