Perbedaan Bedrock dan Solv Protocol: Bedrock diperdagangkan di Rp2.552 (kapitalisasi pasar Rp767,94M, volume 24 jam Rp175,23M), sedangkan Solv Protocol diperdagangkan di Rp47,75 (kapitalisasi pasar Rp202,36M, volume 24 jam Rp66,06M). Perbedaan utamanya: Bedrock jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Solv Protocol, dan suplai beredar Bedrock 301,7M / 1B BR (31%) dibanding 4,3B / 9,7B SOLV (45%) milik Solv Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan Solv Protocol selama 12 Hari.
| BR | SOLV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp767,94M | Rp202,36M |
Volume (24h) | Rp175,23M | Rp66,06M |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 4,3B / 9,7B SOLV (45%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →Solv Protocol adalah platform staking Bitcoin terkemuka yang memanfaatkan SolvBTC untuk mengoptimalkan potensi lebih dari $1 triliun aset Bitcoin. Dengan mengandalkan Staking Abstraction Layer (SAL), Solv menghadirkan pengalaman staking Bitcoin yang mulus, aman, dan transparan—untuk mendorong adopsi BTCFi secara massal.
Selengkapnya di halaman SOLV →