Perbedaan Bedrock dan Parcl: Bedrock diperdagangkan di Rp3.862 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp173,29M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp91,37 (kapitalisasi pasar Rp37,63M, volume 24 jam Rp3,32M). Perbedaan utamanya: Bedrock jauh lebih besar — sekitar 30,8× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai beredar Bedrock 301,7M / 1B BR (31%) dibanding 412,3M / 1B PRCL (42%) milik Parcl. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan Parcl selama 16 Hari.
| BR | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,16T | Rp37,63M |
Volume (24h) | Rp173,29M | Rp3,32M |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →