Perbedaan Bedrock dan Newton Protocol: Bedrock diperdagangkan di Rp2.518 (kapitalisasi pasar Rp770,62M, volume 24 jam Rp174,9M), sedangkan Newton Protocol diperdagangkan di Rp839,15 (kapitalisasi pasar Rp245,16M, volume 24 jam Rp107,09M). Perbedaan utamanya: Bedrock jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Newton Protocol, dan suplai beredar Bedrock 301,7M / 1B BR (31%) dibanding 293,6M / 1B NEWT (30%) milik Newton Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan Newton Protocol selama 24 Hari.
| BR | NEWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp770,62M | Rp245,16M |
Volume (24h) | Rp174,9M | Rp107,09M |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 293,6M / 1B NEWT (30%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →