Perbedaan Bedrock dan Mira: Bedrock diperdagangkan di Rp2.515 (kapitalisasi pasar Rp770,62M, volume 24 jam Rp174,9M), sedangkan Mira diperdagangkan di Rp748,73 (kapitalisasi pasar Rp223,71M, volume 24 jam Rp78,11M). Perbedaan utamanya: Bedrock jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Mira, dan suplai beredar Bedrock 301,7M / 1B BR (31%) dibanding 298M / 1B MIRA (30%) milik Mira. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan Mira selama 20 Hari.
| BR | MIRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp770,62M | Rp223,71M |
Volume (24h) | Rp174,9M | Rp78,11M |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 298M / 1B MIRA (30%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →Mira is a decentralized verification network that enables autonomous AI by eliminating human oversight. Using consensus-based verification across multiple AI models, Mira delivers mathematically verifiable and trustless results in real time. This ensures accuracy and reliability for critical fields like healthcare, finance, and law—transforming AI from a supervised tool into truly independent intelligence.
Selengkapnya di halaman MIRA →