Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bedrock (BR) vs Kaia (KAIA)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bedrock dan Kaia: Bedrock diperdagangkan di Rp4.651 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp134,66M), sedangkan Kaia diperdagangkan di Rp462,48 (kapitalisasi pasar Rp2,96T, volume 24 jam Rp59,87M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Bedrock, dan suplai Bedrock dibatasi (301,7M / 1B BR (31%)), sedangkan Kaia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan Kaia selama 30 Hari.

BRKAIA
Kap. Pasar
Rp1,42TRp2,96T
Volume (24h)
Rp134,66MRp59,87M
Suplai yang Beredar
301,7M / 1B BR (31%)6,4B KAIA
Typical Hold Time
5 Hari30 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

BR
17% Beli83% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 5 Hari
KAIA

Belum ada data sentimen.

Tentang Bedrock

Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.

Selengkapnya di halaman BR

Tentang Kaia

Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.

Selengkapnya di halaman KAIA