Perbedaan Bedrock dan Jelly-My-Jelly: Bedrock diperdagangkan di Rp2.539 (kapitalisasi pasar Rp770,62M, volume 24 jam Rp174,9M), sedangkan Jelly-My-Jelly diperdagangkan di Rp953,15 (kapitalisasi pasar Rp952,91M, volume 24 jam Rp97,18M). Perbedaan utamanya: Jelly-My-Jelly lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Bedrock dibatasi (301,7M / 1B BR (31%)), sedangkan Jelly-My-Jelly terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan Jelly-My-Jelly selama 7 Hari.
| BR | JELLYJELLY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp770,62M | Rp952,91M |
Volume (24h) | Rp174,9M | Rp97,18M |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 1.000M JELLYJELLY |
Typical Hold Time | 5 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →Jelly-My-Jelly adalah memecoin santai yang berfokus pada komunitas untuk mendorong interaksi sosial dan kreativitas. Proyek ini berkembang melalui konten viral dan partisipasi kolektif para pemegangnya. JELLYJELLY hadir murni untuk hiburan dan pembangunan komunitas di dunia crypto.
Selengkapnya di halaman JELLYJELLY →