Perbedaan Bedrock dan GoMining: Bedrock diperdagangkan di Rp2.525 (kapitalisasi pasar Rp770,62M, volume 24 jam Rp174,9M), sedangkan GoMining diperdagangkan di Rp5.169 (kapitalisasi pasar Rp2,09T, volume 24 jam Rp163,29M). Perbedaan utamanya: GoMining jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Bedrock, dan suplai beredar Bedrock 301,7M / 1B BR (31%) dibanding 404M / 404M GOMINING (100%) milik GoMining. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan GoMining selama 12 Hari.
| BR | GOMINING | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp770,62M | Rp2,09T |
Volume (24h) | Rp174,9M | Rp163,29M |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 404M / 404M GOMINING (100%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →GoMining adalah token utilitas yang mendukung ekosistem penambangan Bitcoin, menghubungkan aset digital dengan infrastruktur dunia nyata. Pengguna dapat mengelola dan meraih hasil tambang melalui produk berbasis NFT tanpa perangkat keras. GOMINING digunakan untuk pembayaran layanan, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman GOMINING →