Perbedaan Bedrock dan Fluid: Bedrock diperdagangkan di Rp2.552 (kapitalisasi pasar Rp767,94M, volume 24 jam Rp175,23M), sedangkan Fluid diperdagangkan di Rp18.168 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp36,08M). Perbedaan utamanya: Fluid lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Bedrock dibatasi (301,7M / 1B BR (31%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bedrock selama 5 Hari dan Fluid selama 9 Hari.
| BR | FLUID | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp767,94M | Rp1,42T |
Volume (24h) | Rp175,23M | Rp36,08M |
Suplai yang Beredar | 301,7M / 1B BR (31%) | 78,7M FLUID |
Typical Hold Time | 5 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.
Selengkapnya di halaman BR →Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →