Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Woori Finance Indonesia TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Woori Finance Indonesia Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Woori Finance Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp256 (kapitalisasi pasar 700,59 M, volume 24 jam 171 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 20,98 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (20,98 jt vs 171 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BPFISQMI
Kapitalisasi Pasar
700,59 M978,87 M
Volume
171 rb20,98 jt
Lot
1,71 rb209,83 rb
Perputaran
43 jt1,32 M
Harga Rata-rata
251,4862,73
Nilai Transaksi
43 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
26262
Volume Ekuilibrium Indikatif
5 rb1,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BPFI
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Woori Finance Indonesia Tbk

PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (the Company) was established under its original name of Bira Multi Finance on Dec 12, 1994 then changed to PT Batavia Prosperindo Finance based on Notaries Deed dated Apr 18, 2008. The deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Apr 4, 2007.

Selengkapnya di halaman BPFI

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI