Perbedaan Bonk dan Gram: Bonk diperdagangkan di Rp0,041 (kapitalisasi pasar Rp3,66T, volume 24 jam Rp1,07T), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.784 (kapitalisasi pasar Rp65,51T, volume 24 jam Rp685,09M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar Bonk, dan suplai Bonk dibatasi (88T / 88,9T BONK (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bonk selama 45 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| BONK | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,66T | Rp65,51T |
Volume (24h) | Rp1,07T | Rp685,09M |
Suplai yang Beredar | 88T / 88,9T BONK (100%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 45 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BONK saat ini diperdagangkan pada Rp0,04144 dengan kapitalisasi pasar Rp3,63T, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages (13 sell vs 0 buy). Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan rata-rata hold time 44 hari. Meskipun osilator menunjukkan momentum bullish seimbang, indikator ADX mengkonfirmasi tren bearish yang kuat.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum osilator positif, namun tekanan jual dominan dari moving averages dan tren ADX kuat menjadi perhatian utama. Investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan volatilitas ekstrem khas memecoins.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
BONK adalah koin bertema anjing pertama di Solana 'untuk komunitas, oleh komunitas' dengan 50% dari total pasokan mata uang kripto di-airdrop ke komunitas Solana. Tujuan utamanya adalah mengembalikan likuiditas ke bursa desentralisasi (DEX) berbasis Solana. Ide developer-nya adalah untuk membuat koin komunitas lengkap yang akan digunakan di semua dApps yang berbasis di Solana, dan setiap pengguna akan memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari ekosistem BONK.
Selengkapnya di halaman BONK →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →