Perbedaan BOOK OF MEME dan Ponke: BOOK OF MEME diperdagangkan di Rp13,43 (kapitalisasi pasar Rp931,53M, volume 24 jam Rp853,12M), sedangkan Ponke diperdagangkan di Rp258,55 (kapitalisasi pasar Rp160,35M, volume 24 jam Rp28,06M). Perbedaan utamanya: BOOK OF MEME jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Ponke, dan suplai Ponke dibatasi (555,5M / 555,6M PONKE (100%)), sedangkan BOOK OF MEME terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan BOOK OF MEME selama 63 Hari dan Ponke selama 12 Hari.
| BOME | PONKE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp931,53M | Rp160,35M |
Volume (24h) | Rp853,12M | Rp28,06M |
Suplai yang Beredar | 68,9B BOME | 555,5M / 555,6M PONKE (100%) |
Typical Hold Time | 63 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
BOOK OF MEME adalah proyek eksperimental yang bertujuan untuk mengubah budaya web3 dengan menggabungkan meme, solusi penyimpanan terdesentralisasi, dan trading serta perjudian degen shitcoin. Eksperimen ini bertujuan untuk merangkum budaya meme yang selalu berkembang dalam suatu kompendium digital, BOOK OF MEME, memastikan setiap meme diabadikan dalam blockchain. $BOME memecoin di Solana, dan Arweave, IPFS sebagai penyimpanan utama Book Of Meme dan ekspansi masa depan ke inskripsi Bitcoin sebagai penyimpanan abadi yang tidak dapat diubah, inisiatif ini bertujuan untuk membuat dimensi baru media sosial terdesentralisasi, dan membuat meme terus berkembang.
Selengkapnya di halaman BOME →PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.
Selengkapnya di halaman PONKE →