Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bintang Oto Global Tbk (BOGA) vs Indo Kordsa Tbk (BRAM)

Bintang Oto Global TbkTrading
Indo Kordsa TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bintang Oto Global Tbk dan Indo Kordsa Tbk: Bintang Oto Global Tbk diperdagangkan di Rp1.500 (kapitalisasi pasar 5,71 T, volume 24 jam 10,3 rb), sedangkan Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.550 (kapitalisasi pasar 2,01 T, volume 24 jam 1,2 rb). Perbedaan utamanya: Bintang Oto Global Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Indo Kordsa Tbk, dan Bintang Oto Global Tbk lebih aktif diperdagangkan (10,3 rb vs 1,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BOGABRAM
Kapitalisasi Pasar
5,71 T2,01 T
Volume
10,3 rb1,2 rb
Lot
10312
Perputaran
15,47 jt5,46 jt
Harga Rata-rata
1.501,464.551,67
Nilai Transaksi
15,47 jt5,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BOGA
Lihat detail
BRAM
Lihat detail

Tentang Bintang Oto Global Tbk

PT Bintang Oto Global Tbk (the Company) formerly PT Sumber Utama Niaga was established based on the Deed No. 251 dated September 29, 2011 of Notary Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman BOGA

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM