Perbedaan Boba Network dan Ondo US Dollar Yield: Boba Network diperdagangkan di Rp323,09 (kapitalisasi pasar Rp157,94M, volume 24 jam Rp11,83M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.407 (kapitalisasi pasar Rp38,27T, volume 24 jam Rp4,51M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 242,3× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 11 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| BOBA | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp157,94M | Rp38,27T |
Volume (24h) | Rp11,83M | Rp4,51M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 11 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →