Perbedaan Boba Network dan Tether USDT: Boba Network diperdagangkan di Rp361,77 (kapitalisasi pasar Rp172,28M, volume 24 jam Rp35,66M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp18.087 (kapitalisasi pasar Rp3.321,92T, volume 24 jam Rp839,46T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 19282,1× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Tether USDT selama 80 Hari.
| BOBA | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,28M | Rp3.321,92T |
Volume (24h) | Rp35,66M | Rp839,46T |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 184,3B USDT |
Typical Hold Time | 9 Hari | 80 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →