Perbedaan Boba Network dan Tellor: Boba Network diperdagangkan di Rp362,31 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp270.746 (kapitalisasi pasar Rp755,51M, volume 24 jam Rp122,93M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| BOBA | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp755,51M |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp122,93M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 9 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →