Perbedaan Boba Network dan Stacks: Boba Network diperdagangkan di Rp361,97 (kapitalisasi pasar Rp172,28M, volume 24 jam Rp35,66M), sedangkan Stacks diperdagangkan di Rp2.991 (kapitalisasi pasar Rp5,39T, volume 24 jam Rp139,48M). Perbedaan utamanya: Stacks jauh lebih besar — sekitar 31,3× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Stacks terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Stacks selama 45 Hari.
| BOBA | STX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,28M | Rp5,39T |
Volume (24h) | Rp35,66M | Rp139,48M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 1,8B STX |
Typical Hold Time | 9 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Stacks adalah solusi blockchain layer-1 yang dirancang untuk membawa smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (DApps) ke Bitcoin (BTC). Smart contract ini dibawa ke Bitcoin tanpa mengubah fitur apa pun yang membuatnya begitu kuat — termasuk keamanan dan stabilitasnya.
Selengkapnya di halaman STX →