Perbedaan Boba Network dan StakeStone: Boba Network diperdagangkan di Rp361,77 (kapitalisasi pasar Rp172,28M, volume 24 jam Rp35,66M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp777,85 (kapitalisasi pasar Rp176M, volume 24 jam Rp78,56M). Perbedaan utamanya: Boba Network dan StakeStone berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan StakeStone selama 10 Hari.
| BOBA | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,28M | Rp176M |
Volume (24h) | Rp35,66M | Rp78,56M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →