Perbedaan Boba Network dan iExec RLC: Boba Network diperdagangkan di Rp361,54 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp5.203 (kapitalisasi pasar Rp452,09M, volume 24 jam Rp21,17M). Perbedaan utamanya: iExec RLC jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 87M / 87M RLC (100%) milik iExec RLC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan iExec RLC selama 34 Hari.
| BOBA | RLC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp452,09M |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp21,17M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 87M / 87M RLC (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →