Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Boba Network (BOBA) vs Raydium (RAY)

Boba Network
Raydium

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Boba Network dan Raydium: Boba Network diperdagangkan di Rp363,11 (kapitalisasi pasar Rp174,84M, volume 24 jam Rp34,98M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.249 (kapitalisasi pasar Rp3,29T, volume 24 jam Rp168,2M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 18,8× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Raydium selama 24 Hari.

BOBARAY
Kap. Pasar
Rp174,84MRp3,29T
Volume (24h)
Rp34,98MRp168,2M
Suplai yang Beredar
493,6M / 500M BOBA (99%)269,3M / 555M RAY (49%)
Typical Hold Time
9 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Boba Network

Boba Network (BOBA) saat ini diperdagangkan pada Rp366,28 dengan kapitalisasi pasar Rp179,2 juta. Sinyal teknis keseluruhan bearish didorong oleh rata-rata bergerak yang menunjukkan tekanan jual kuat, sementara osilator netral. Token hampir sepenuhnya beredar (99%) dengan rata-rata waktu tahan 9 hari. Tidak ada berita terbaru yang tersedia untuk analisis perkembangan protokol atau ekosistem.

Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support terdekat (Rp361), namun risiko utama adalah tekanan jual berlanjut jika harga gagal mempertahankan support. Investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan volume perdagangan terbatas yang dapat memperburuk pergerakan harga.

Raydium

RAY saat ini diperdagangkan pada Rp12.205 dengan sinyal teknis bullish dari moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp3,32T dengan supply beredar 49%. Berita positif termasuk pencapaian volume perdagangan lebih dari Rp1 kuadriliun dan listing di platform besar seperti Robinhood dan Revolut, menunjukkan adopsi yang meningkat. Harga saat ini berada di antara support S1 (Rp12.272) dan pivot point (Rp12.529), mengindikasikan konsolidasi jangka pendek.

Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis bullish dan ekspansi ekosistem melalui listing exchange utama. Peluang utama meliputi peningkatan likuiditas dan adopsi token di DeFi Solana. Risiko termasuk volatilitas crypto yang tinggi dan tekanan regulasi yang dapat mempengaruhi sentimen pasar. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

BOBA

Belum ada data sentimen.

RAY
42% Beli58% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 24 Hari

Tentang Boba Network

Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman BOBA

Tentang Raydium

Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.

Selengkapnya di halaman RAY