Perbedaan Boba Network dan Orca: Boba Network diperdagangkan di Rp361,54 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp20.477 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp168,32M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 7,3× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| BOBA | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp1,25T |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp168,32M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 9 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →