Perbedaan Boba Network dan Meteora: Boba Network diperdagangkan di Rp362,31 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Meteora diperdagangkan di Rp2.744 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp180,38M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 531M / 1B MET (54%) milik Meteora. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Meteora selama 7 Hari.
| BOBA | MET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp1,43T |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp180,38M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 531M / 1B MET (54%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →