Perbedaan Boba Network dan Merlin Chain: Boba Network diperdagangkan di Rp361,54 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp309,33 (kapitalisasi pasar Rp406,89M, volume 24 jam Rp47,96M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| BOBA | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp406,89M |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp47,96M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →