Perbedaan Boba Network dan Izumi Finance: Boba Network diperdagangkan di Rp362,31 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Izumi Finance diperdagangkan di Rp26,85 (kapitalisasi pasar Rp32,06M, volume 24 jam Rp254,85jt). Perbedaan utamanya: Boba Network jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Izumi Finance, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 787,4M / 2B IZI (40%) milik Izumi Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Izumi Finance selama 10 Hari.
| BOBA | IZI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp32,06M |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp254,85jt |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 787,4M / 2B IZI (40%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 10 Hari |
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Izumi Finance menyediakan Programmable Liquidity as a Service (LaaS) di Ethereum dengan Uniswap V3, dan berencana untuk berekspansi ke berbagai chain dengan DEX terintegrasi. Layanan ini memungkinkan liquidity provider mendapatkan reward liquidity mining tambahan serta biaya trading. Izumi juga membantu protokol menarik dan mempertahankan likuiditas secara efektif. Melalui LiquidBox, Izumi meningkatkan distribusi insentif dengan memungkinkan reward dialokasikan pada rentang harga tertentu.
Selengkapnya di halaman IZI →