Perbedaan Boba Network dan IOST: Boba Network diperdagangkan di Rp362,81 (kapitalisasi pasar Rp172,28M, volume 24 jam Rp35,66M), sedangkan IOST diperdagangkan di Rp12,32 (kapitalisasi pasar Rp417,6M, volume 24 jam Rp81,89M). Perbedaan utamanya: IOST jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 34,2B / 90B IOST (38%) milik IOST. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan IOST selama 78 Hari.
| BOBA | IOST | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,28M | Rp417,6M |
Volume (24h) | Rp35,66M | Rp81,89M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 34,2B / 90B IOST (38%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 78 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →