Perbedaan Boba Network dan Defi App: Boba Network diperdagangkan di Rp361,54 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Defi App diperdagangkan di Rp247,09 (kapitalisasi pasar Rp960,65M, volume 24 jam Rp210,19M). Perbedaan utamanya: Defi App jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 3,9B / 10B HOME (39%) milik Defi App. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Defi App selama 6 Hari.
| BOBA | HOME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp960,65M |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp210,19M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 3,9B / 10B HOME (39%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Defi App adalah super app cryptocurrency terdesentralisasi yang menyederhanakan pengalaman DeFi. Platform ini menyediakan swap lintas rantai, transaksi tanpa gas, dan manajemen aset terpadu, memungkinkan pengguna mengelola aset dan ikut dalam yield farming di berbagai blockchain tanpa memerlukan bridge atau token gas. Defi App juga menghadirkan tata kelola komunitas, di mana pemegang token HOME dapat memberikan suara untuk pembaruan dan peningkatan, memastikan ekosistem berkembang sesuai kebutuhan komunitas.
Selengkapnya di halaman HOME →