Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Boba Network (BOBA) vs The Graph (GRT)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Boba Network dan The Graph: Boba Network diperdagangkan di Rp329,51 (kapitalisasi pasar Rp162,09M, volume 24 jam Rp10,2M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp241,37 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp196,99M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 16,2× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 11 Hari dan The Graph selama 96 Hari.

BOBAGRT
Kap. Pasar
Rp162,09MRp2,63T
Volume (24h)
Rp10,2MRp196,99M
Suplai yang Beredar
493,6M / 500M BOBA (99%)10,9B GRT
Typical Hold Time
11 Hari96 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Boba Network

Boba Network saat ini diperdagangkan pada Rp332,89 dengan kapitalisasi pasar Rp164,37 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages. Harga berada di dekat support S1 (Rp332) dengan indikator osilator netral. Token telah mencapai 99% sirkulasi dari total supply 500 juta BOBA, namun tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.

Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual teknis yang dominan. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support terdekat, sementara risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketiadaan catalyst fundamental yang dapat mendorong pemulihan harga dalam waktu dekat.

The Graph

Token The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona netral dengan sentimen teknis bearish jangka pendek. Harga Rp241,86 berada di dekat titik pivot Rp242, dengan indikator RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Volume perdagangan dan aktivitas jaringan perlu dipantau untuk konfirmasi tren. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada jika harga bertahan di support kunci, namun risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap break di bawah support S3 Rp221 yang bisa memicu penurunan lebih dalam.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

BOBA

Belum ada data sentimen.

GRT
24% Beli76% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 96 Hari

Tentang Boba Network

Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman BOBA

Tentang The Graph

The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.

Selengkapnya di halaman GRT