Perbedaan Boba Network dan Grass: Boba Network diperdagangkan di Rp361,91 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Grass diperdagangkan di Rp6.924 (kapitalisasi pasar Rp1,69T, volume 24 jam Rp323,76M). Perbedaan utamanya: Grass jauh lebih besar — sekitar 9,8× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Grass terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Grass selama 9 Hari.
| BOBA | GRASS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp1,69T |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp323,76M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 243,9M GRASS |
Typical Hold Time | 9 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →