Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Boba Network (BOBA) vs DigiByte (DGB)

Boba NetworkTrading
DigiByteTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Boba Network dan DigiByte: Boba Network diperdagangkan di Rp362,97 (kapitalisasi pasar Rp177,69M, volume 24 jam Rp43,67M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp44,67 (kapitalisasi pasar Rp819,73M, volume 24 jam Rp52,22M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.

BOBADGB
Kap. Pasar
Rp177,69MRp819,73M
Volume (24h)
Rp43,67MRp52,22M
Suplai yang Beredar
493,6M / 500M BOBA (99%)18,4B / 21B DGB (88%)
Typical Hold Time
9 Hari22 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Boba Network

Boba Network saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp365 dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun osilator netral. Harga terkini Rp364,78 mendekati support S1, mencerminkan tekanan jual jangka pendek. Sirkulasi token mencapai 99% dengan supply hampir maksimal, menunjukkan distribusi matang namun pertumbuhan terbatas. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.

Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan peluang rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi karena volume rendah. Investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan minimnya perkembangan fundamental yang dapat memicu penurunan lebih dalam.

DigiByte

DigiByte (DGB) saat ini diperdagangkan pada Rp44,668 dengan kapitalisasi pasar Rp820,78 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan netral dari osilator. Harga berada di dekat resistance R1 (Rp44) dengan support kuat di S1 (Rp42). Sirkulasi token mencapai 88% dari total supply 21 juta DGB, dengan rata-rata hold time 22 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga bertahan di atas support kunci, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya likuiditas pasar. Risiko utama termasuk eksposur regulasi kripto dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.

Tentang Boba Network

Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman BOBA

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB