Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Boba Network (BOBA) vs DigiByte (DGB)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Boba Network dan DigiByte: Boba Network diperdagangkan di Rp322,65 (kapitalisasi pasar Rp158,15M, volume 24 jam Rp11,82M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp73,49 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp43,46M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 8,6× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 11 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.

BOBADGB
Kap. Pasar
Rp158,15MRp1,36T
Volume (24h)
Rp11,82MRp43,46M
Suplai yang Beredar
493,6M / 500M BOBA (99%)18,4B / 21B DGB (88%)
Typical Hold Time
11 Hari22 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

BOBA

Belum ada data sentimen.

DGB
38% Beli62% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 22 Hari

Tentang Boba Network

Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman BOBA

Tentang DigiByte

DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).

Selengkapnya di halaman DGB