Perbedaan Boba Network dan DeXe: Boba Network diperdagangkan di Rp361,54 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan DeXe diperdagangkan di Rp788.998 (kapitalisasi pasar Rp65,88T, volume 24 jam Rp3,21T). Perbedaan utamanya: DeXe jauh lebih besar — sekitar 382,3× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan DeXe terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan DeXe selama 11 Hari.
| BOBA | DEXE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp65,88T |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp3,21T |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 83,7M DEXE |
Typical Hold Time | 9 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Protokol DeXe adalah infrastruktur yang fleksibel dan berbasis prestasi untuk membuat dan mengelola DAO. Protokol ini memastikan insentif yang tepat dan partisipasi anggota yang aktif, membantu DAO tumbuh secara efisien dan berkelanjutan. Diatur oleh DeXe DAO, token tata kelolanya, $DEXE, memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan.
Selengkapnya di halaman DEXE →