Perbedaan Boba Network dan DeFi: Boba Network diperdagangkan di Rp322,81 (kapitalisasi pasar Rp158,15M, volume 24 jam Rp11,82M), sedangkan DeFi diperdagangkan di Rp13,17 (kapitalisasi pasar Rp19,87M, volume 24 jam Rp6,62M). Perbedaan utamanya: Boba Network jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar DeFi, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 1,7B / 3B DEFI (59%) milik DeFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 11 Hari dan DeFi selama 7 Hari.
| BOBA | DEFI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp158,15M | Rp19,87M |
Volume (24h) | Rp11,82M | Rp6,62M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 1,7B / 3B DEFI (59%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 7 Hari |
Berita terbaru kedua aset
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →DeFi adalah antivirus Web3 sekaligus aplikasi SocialFi yang telah melindungi pengguna dari penipuan dan aktor jahat sejak diluncurkan pada Juli 2020. Pada 2023, platform ini memiliki lebih dari 5 juta pengguna dan melacak $25 miliar dana pengguna. DeFi Antivirus telah mengamankan lebih dari $1,2 miliar dari potensi kerugian, sambil menyediakan solusi pelacakan portofolio dan keamanan terdepan.
Selengkapnya di halaman DEFI →