Perbedaan Boba Network dan Dai: Boba Network diperdagangkan di Rp361,97 (kapitalisasi pasar Rp172,28M, volume 24 jam Rp35,66M), sedangkan Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 536,4× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai Boba Network dibatasi (493,6M / 500M BOBA (99%)), sedangkan Dai terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Dai selama 29 Hari.
| BOBA | DAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,28M | Rp92,41T |
Volume (24h) | Rp35,66M | Rp1,28T |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 5,4B DAI |
Typical Hold Time | 9 Hari | 29 Hari |
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →